Preeklampsia Pada Ibu Hamil & Pencegahannya
| 4:34 AM |
Gangguan ini sering muncul dan jangan anggap remeh. Preeklampsia merupakan gejala awal dari eklampsia atau keracunan yang dialami perempuan pada masa kehamilan. Preeklampsia sering muncul di trimester ketiga kehamilan. Tetapi, gangguan ini bisa juga muncul di trimester pertama. Gangguan ini sering terjadi pada usia kehamilan 20 minggu dan pada wanita yg hamil anak pertama.
Apa saja gejala Preeklampsia?
Preeklampsia memiliki gejala-gejala seperti berikut :
- keadaan tekanan darah naik secara cepat (hipertensi) dan ketika diukur tekanannya 140/90 mmHg
- pada urin yang keluar memiliki kandungan protein
- jika diperhatikan, pada tangan, wajah dan pergelangan kaki terjadi pembengkakan. terutama pada kaki
- terjadi pusing kepala terutama di bagian dahi di atas mata. ini karena naiknya tekanan darah
- berat badan mengalami kenaikan yang sangat cepat, misal dalam seminggu mengalami kenaikan 1kg
- penglihatan berkunang-kunang
- pada ulu hati terasa sakit, tetapi sering dikira sakit pencernaan.
- sulit untuk buang air besar
- tidak tahan terhadap suara yg keras dan bising.
Apa penyebab Preeklampsia?
Beberapa teori menyatakan bahwa Preeklampsia terjadi karena sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan, bisa juga karena pembuluh darah terjepit sehingga aliran pembuluh darah pada plasenta tidak lancar.
Apa bahaya Preeklampsia?
Jika tekanan darah naik secara drastis mengakibatkan kegagalan fungsi organ dan pembuluh darah di otak pecah. jika hal ini terjadi maka bisa menyebabkan kematian.
Bagaimana menangani Preeklampsia?
Segera berobat ke dokter anda, lalu dokter akan memeriksa tekanan darah dan menilai kondisi organ-organ tubuh seperti ginjal, jantung, paru, hati, mata, otak dan sistem saraf untuk mengecek apakah terjadi gangguan fungsi. kondisi janin juga akan diperiksa, jika kondisinya aman dan sehat maka tindakan yang diambil adalah mempertahankan kehamilan dan jika kondisinya buruk dan membahayakan jiwa yg bersangkutan makan kehamilan "terpaksa" dihentikan (digugurkan).
Jika Gejala Preeklampsia belum reda
Bila penanganan diatas belum meredakan Preeklampsia maka dokter akan memberi magnesium sulfat (MgSO4). magnesium sulfat adalah obat anti kejang. karena jika Preeklampsia terus terjadi maka akan menimbulkan Eklampsia (kejang-kejang akibat keracunan kehamilan), dimana kondisi lanjutan dari Preeklampsia yang menandai adanya keterlibatan organ otak.
Akibat Eklampsia
Berikut dibawah ini akibat dari Eklampsia :
- dapat menyebabkan gangguan terhadap organ lain di tubuh
- pasokan oksigen dari plasenta melalui tali pusar ke bayi menjadi tidak lancar, sehingga bayi tidak mendapat kiriman oksigen secara maksimal dan ini bisa mengakibatkan terhambatnnya perkembangan bila bayi lahir nanti.
- jika dalam kondisi kejang-kejang, bisa saja diri anda membentur benda-benda keras dan berbahaya di sekitar anda.
Apakah Preeklampsia bisa dicegah?
Sebenarnya, yang dibutuhkan adalah kontrol antenatal. sehingga, jika timbul gejala-gejala awal Preeklampsia dapat segera dicegah dan diambil tindakan. Dengan begitu, tidak terjadi komplikasi lanjutan.
Demikian informasi singkat mengenai Preeklampsia, gejala-gejala Preeklampsia dan penanganan Preeklampsia Semoga tulisan kecil ini bermanfaat buat ibu hamil khususnya dan perempuan pada umumnya. Baca juga tulisan kecil lainnya sekian dan terima kasih.



0 comments:
Post a Comment