Kisah Motivasi Diri - kudu dibaca
| 7:44 PM |
Pangarengan Kabupaten Cirebon, dengan keterbatasan fisik ia mampu menduduki bangku sekolah hingga melanjutkan nya sampai kuliah, sebut saja Arbiansyah. Dia sering di juluki dengan Abi Kebel oleh teman-temannya ketika duduk di bangku sekolah SMA, dia alumni dari SMAN 1 BABAKAN. Dengan keterbatasan fisik yang tangan kanan nya hanya memiliki 1 jari yaitu ibu jari saja dia tidak merasa minder dengan teman-teman nya, dia bergaul dengan teman-temannya layaknya seperti teman lainnya, bahkan dia memiliki banyak teman karena dia aktif dari bidang olahraga maupun organisasi lainnya, dengan keterbatasan fisik dia mampu bermain volly, dan dia mengikuti organisasi Pecinta Alam dengan juara 2 lomba lintas alam tingkat Nasional, sewaktu SMA dulu. Fisik yang kurang bagi dia tidak masalah, karena dia tidak pernah menyerah disetiap langkah untuk menggapai cita-citanya, sehingga dia seperti punya semangat untuk menatap masa depan. Teman-teman nya pun merespon dia dengan baik, bergaul dengannya sama saja bergaul dengan teman lainnya,bagi dia teman adalah segalanya, sehingga dia tidak pernah merasa sepi dan sendiri dan di situ lah salah satunya ia tidak merasa minder, karena dorongan dari temannya yang membuat dia bangkit dan selalu memberi support kepadanya. Dia bergaul baik, sopan dalam bicara dan menghormati guru. Dengan perilaku baik dan sopan itulah dia disenangi oleh teman dan gurunya. Setiap harinya dia membantu orang tua nya dengan berjualan ikan ke tiap Desa. Dia semangat belajar karena “di keluarga belum ada yang merintis sampai sarjana, saya ingin merintis untuk adik-adik saya juga”, ujarnya. Tidak hanya itu dia pun sekarang melanjutkan sekolah nya hingga jenjang sarjana, dan dia sekarang kuliah di Universitas Singaperbangsa Karawang, fakultas Hukum. Cita-citanya sangatlah mulia serta tak habis pikir dia begitu mencintai keluarganya, baginya keluarga adalah segalanya, seperti kehidupan yang telah kembali pada jiwanya.Nah kita sebagai makhluk tuhan yang sempurna serta diberikan kesempurnaan, mengapa kita tak gunakan kesempurnaan kita untuk bersemangat menghadapi hidup, mari kita tatap hidup untuk masa depan kita yang cerah, seperti kisah nyata pemuda dalam artikel ini.
Baca juga artikel selanjutnya semoga bermanfaat dan terimakasih

0 comments:
Post a Comment